MENGEJAR IMPIAN

           MENGEJAR IMPIAN

Di suatu kota kecil yang indah, tinggal seorang remaja bernama charlot. Charlot adalah anak yang bersemangat dan bercita-cita tinggi. Ia selalu bermimpi untuk menjadi sukses di masa depan dan memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya.

Charlot berasal dari keluarga sederhana.Ibunya  adalah seorang penjahit. Meskipun hidup dalam keterbatasan, charlot tumbuh dengan nilai-nilai yang kuat dan tekad yang tak tergoyahkan untuk meraih kesuksesan

Sejak kecil, charlot selalu menunjukkan minat pada dunia teknologi. Ia senang membongkar dan merakit perangkat elektronik. Ia menggunakan waktu luangnya untuk belajar pemrograman melalui sumber daya online. Ia membaca buku-buku tentang ilmu komputer dan berusaha mempraktikkan pengetahuannya sebaik mungkin

Suatu hari , temen dekatnya Charlot yang bernama humaira datang kerumah  charlot.”Assalamualaikum….char…charlot.” Ucap Humaira. “Waalaikumsalam.” Jawab Charlot dengan membukakan pintunya. “Hai Charlot apakah aku boleh bermain di rumahmu.” Ucap Humaira. “Tentu saja boleh…silahkan! Ayo masuk.” Jawab Charlot

Selang beberapa menit kemudian Charlot dan Humaira duduk di ruang tamu   dan  mereka berdua saling membicarakan impian masa depannya.  “Humaira, aku ingin benar-benar sukses di masa depan,aku ingin membangun perusahaan sendiri di bidang teknologi dan menciptakan inovasi yang mengubah dunia.” Ucap Charlot.  “Itu impian yang luar biasa, Charlot! .Aku juga punya impian besar.Aku ingin menjadi seorang ilmuwan terkenal dan menemukan solusi untuk masalah lingkungan.” Jawab Humaira.  “Kita memiliki impian yang sama untuk sukses di masa depan.Tapi terkadang,aku merasa takut dan khawatir apakah aku bisa mencapainya.” Ucap Charlot. “Aku mengerti perasaanmu,Charlot.Saya juga merasa takut terkadang.Tapi kita tidak boleh membiarkan ketakutan menghalangi langkah kita.Kita harus memiliki keberanian untuk menghadapi tantangan.” Jawab Humaira

5 menit kemudian ibu charlot datang dan menghampiri charlot dan humaira yang masih  berbiacara.  “Sedang membicarakan apa kalian berdua,kok keliatannya sangat serius.” Ucap ibu charlot. “Charlot dan Humaira sedang membicarakan impian masa depan kita nanti bu…” Jawab Charlot.  “Tapi kenapa Charlot kok keliatannya sedih dan khawatir gitu…bukannya ketika kita sedang membicarakan impian masa depan itu kita merasa bahagia dan senang.” Ucap ibu Charlot.  “Bukan begitu bu… Charlot merasa sedih karena Charlot khawatir dan merasa kurang yakin dengan apa yang Charlot lakukan untuk masa depan nanti,apakah Charlot bisa mencapainya untuk menggapai impian itu…” Ucap Cahrlot dengan nada rendah

“Anak-anak, kalian berdua memiliki impian yang hebat! Jangan biarkan keraguan mengehentikan langkah kalian.Jika kalian memiliki tekad yang kuat dan belajar dari setiap kesalahan,kalian pasti bisa mencapai apapun yang kalian inginkan.” Jawab ibu Charlot. “Tapi ibu…kadang aku merasa cemas jika gagal.Bagaimana jika aku tidak mampu mencapai impianku ?.” Ucap Charlot

“Charlot…..Humaira…. kegagalan adalah bagian dari proses menuju kesuksesan.Jika kalian tidak pernah mencoba,kalian tidak akan pernah tahu apa  yang bisa kalian capai.Percayalah pada dirimu sendiri dan jangan biarkan keraguan menghentikanmu.” Ucap ibu Charlot. “Kata ibu kamu itu benar Charlot.,Jika kita gagal,itu berarti kita perlu mencoba lagi dan belajar dari kesalahan kita.Tidak ada yang bisa mencapai kesuksesan tanpa menghadapi rintangan.” Jawab Humaira. “Nah oleh karena itu kalian berdua harus saling mendukung dan menjadi motivasi satu sama lain untuh meraih impian kalian masing-masing.” Ucap ibu Charlot. “Apa yang dibilang ibu itu benar…Humaira! Kita akan saling mendukung dan berjuang bersama.” Jawab Charlot dengan ekspresi yang senang.  “Aku sangat bangga melihat semangat dan tekad kalian berdua. Ingatlah, kesuksesan tidak datang dengan mudah, tetapi dengan kerja keras dan ketekunan, impian kalian akan menjadi kenyataan.” Ucap ibu Charlot

Charlot dan Humaira bergandengan tangan dengan semangat yang membara, siap menghadapi setiap rintangan yang ada di depan mereka. Mereka tahu bahwa perjalanan ini tidaklah mudah, tetapi mereka percaya bahwa dengan kerja keras dan tekad yang tak tergoyahkan, impian mereka akan terwujud

1 jam kemudian Humaira izin pamit pulang. “Bu…Charlot…aku pulang dulu ya.. kapan-kapan aku akan bermain lagi di rumahmu,oh iya.. terimakasih juga, karena aku diperbolehkan bermain ke rumahmu.” Ucap Humaira. “Oh iya.. sama-sama, hati-hati ya.. Terimakasih juga telah mapir ke rumah dan memberikan aku motivasi.” Jawab Charlot.

Selang beberapa tahun kemudain. Charlot di terima di Universitas Teknologi Yogyakarta,dan Charlot terus berusaha dalam mengasah keterampilannya di bidang teknologinya,Ia juga ikut bergabung dengan klub komputer di universitasnya dan aktif dalam berbagai proyek pengembangan perangkat lunak. Ia belajar dari mentor-mentor yang lebih berpengalama

Namun,tidak semua langkah yang dilakukan Charlot selalu lancar. Charlot menghadapi penolakan dan kegagalan di sepanjang jalan. Tetapi Charlot tidak menyerah. Setiap kali jatuh, Charlot bangkit kembali dengan semangat yang lebih besar,disamping itu juga Charlot diberi semangat dan dukungan oleh ibunya.  “Apapun yang kamu lakukan untuk masa depanmu ibu akan selalu berada di sampingmu, mendampingimu dalam perjalanan menuju kesuksesan.Percayalah pada dirimu sendiri dan tetap semangat!.” Ucap ibu Charlot.  “Aku percaya ibu…aku akan mengubah mimpiku menjadi kenyataan.” Jawab Charlot

Singkat cerita pada akhirnya, melalui ketekunan dan keberanian Charlot.Impiian Charlot pun menjadi kenyataan. Charlot berhasil membangun perusahaannya sendiri dan menciptakan inovasi yang mengubah dunia

Dengan segala perjuangan dan pengorbanannya yang selama ini Charlot lewati dengan kebahagiaan, juga dengan pengalaman yang pahit,dan tantangan yang membuatnya pantang menyerah . Ibu Charlot pun bahagia melihat Charlot telah menggapai masa depannya yang dinanti-nantikan selam bertahun-tahun

“Alhamdulillah selamat ya….Nak atas keberhasilannya.” Ucap ibu Charlot

“Makasih ibu…Tanpa dukungan dan motivasi ibu…Charlot tidak bisa berada di titik sekarang.” Jawab Charlot dengan meneteskan air mata

“Ibu merasa bangga banget,karena anakku telah menggapai impian dengan semangat yang membara dan pantang menyerah.” Ucap ibu Charlot

“Terimakasih sekali lagi ya bu…atas do’a yang tidak pernah ibu lupakan untuk keberhasilan Charlot sehingga Charlot bisa seperti ini.” Ucap Charlot dengan bercucuran air mata

“Iya nak…ini juga berkat  ketekunan dan usahamu yang membuatmu berhasil menggapai impian.” Jawab ibu Charlot

Akhirnya Charlot menyadari bahwa kesuksesan tidak hanya tentang mencapai impian sendiri, tetapi juga tentang memberikan inspirasi kepada orang lain. Charlot menjadi teladan bagi banyak anak remaja lainnya yang bermimpi besar,charlot tahu bahwa ia tidak akan pernah mencapai kesuksesan tanpa bantuan dan dukungan seorang ibu dan teman.

Cerita Charlot menginspirasi banyak orang, terutama para remaja, untuk mengikuti impiannya dan mengatasi segala rintangan yang ada. Ia juga menunjukkan bahwa dengan keberanian dan semangat pantang menyerah, impian apa pun bisa menjadi kenyataan.

Begitulah kisah anak remaja yaitu Charlot yang awalnya khawatir dan tidak yakin dengan apa yang dia akan lakukan kini ia sudah bisa memberikan kehidupan yang lebih baik bagi keluarganya terutama untuk ibunya yang selama ini telah mendukung anaknya untuk menggapai impian.

                        TAMAT 

(K.Cerpen, Cecylia Octa Safitri kelas 9A)

 

 

 

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait

Program Literasi Sekolah

Membaca Nadhom asmaul husnah sebelum KBM Madrasatul Quran 30 menit sebelum KBM Menulis buku untuk guru dan siswa Perpustakaan keliling, Perpustakaan digital Membuat mading madrasah Membuat majalah madrasah Membuat pojok baca Perpustakaan di kelas Mengikuti program Gerakan Sekolah Menulis Buku (GSMB) 2022

Baca selengkapnya...

Prestasi Literasi Sekolah

1. Menerbitkan buku karya siswa 2. Menerbitkan buku karya guru 3. Menerbitkan majalah madrasah 4. Juara lomba membaca Puisi 5. JUARA 1 LOMBA VIDEO PROFIL MADRASAH Tk. MTs. Se kabupaten6. JUARA FAVORIT LOMBA VIDEO PROFIL MADRASAH Se kabupaten

Baca selengkapnya...
Website Anda Akan Segera Habis Masa Aktifnya
Hari
Jam
Menit
Detik
Website Anda Akan Segera Nonaktif. Abaikan Pesan Ini Jika Telah Melakukan Perpanjangan.

Perpanjang Sekarang!